oleh

Memprihatinkan, Judi Togel Marak Diduga Tanpa Tindakan

BURUHTINTA.CO.ID, Jeneponto, – Walau pimpinan Polri selalu menyatakan perang terhadap judi, namun judi jenis toto gelap (togel) di wilayah Kecamatan Batang, Taroang, Tamalatea, Binamu Kabupaten Jeneponto sepertinya dibebaskan dan bertransaksi secara terbuka. Tak tanggung-tanggung, para pekerja penulis togel berani terang-terangan mangkal di warung sembari menunggu calon pembeli.

“Kami sudah tidak tahan lagi melihat bagaimana bebasnya judi togel di kabupaten Jeneponto ini. Biasanya calon pembeli datang ke warung di mana tukang tulis sering mangkal. Ada yang pakai kupon dan ada juga yang melalui SMS (short message service),” kata seorang pria berumur sekitar 45 tahun di Kecamatan Batang, yang meminta namanya dirahasiakan, Rabu (27/11/18) jam 16.00 Wita,

Pria itu menyebutkan, aparat penegak hukum terkesan tutup mata dan tebang-pilih untuk menangkap para pelaku judi togel di daerah mereka.

”Setahu kami, sampai sekarang belum ada yang ditangkap di wilayah Batang, Taroang, Bangkala, Tamalatea, Binamu. Kalaupun ada, itu hanya tukang tulis saja, dan itupun bukan dari salah satu anggota jaringan yang di duga menjadi satu lingkaran (jaringan). Kalau bandarnya, satupun tidak ada yang ditangkap,” sambung pria itu.

Terpisah, seorang tokoh masyarakat HS mengatakan, sangat prihatin atas maraknya judi togel di wilayah Kecamatan Batang, Taroang, terkhusus di Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga !  147 Cakades Ikut Tes Tertulis Pada Pilkades Serentak 2019

”Mana tugas aparat kepolisian di sana untuk memberantas judi? Apakah mereka sengaja membiarkan judi itu beredar bebas?,” ujar HS.

Ia berharap, agar Kapolres Jeneponto dapat segera menangkap bandar judi togel di Kecamatan Batang, Taroang, Tamalatea, Binamu dan Bangkala serta seluruh bandar judi togel yang ada di Jeneponto.

”Judi togel jelas melanggar hukum. Jadi, Kapolres Jeneponto kita harapkan mampu menangkap bandar judi togel di wilayah Jeneponto,” harap HS.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh tokoh masyarakat itu, sejumlah warga di Kecamatan Batang dan Taroang yang dikonfirmasi juga menyampaikan keprihatinannya.

“Kita berharap, aparat terkait segera turun tangan dan menghentikan kegiatan judi togel di daerah ini,” ujar Rival (35)(nama samaran).

Akitivitas judi Togel di wilayah tersebut dikabarkan berlangsung seminggu 3 kali putar siang dan malam, kegiatan itu terus berlangsung. Dalam kegiatan tersebut pelakunya seperti agen, pembeli dan bandar, berhubungan via ponsel.

“Kita sudah tahu kinerja Kapolres Jeneponto yang selama ini sudah kita beri acungan jempol yang selalu memberantas narkoba yang ada di wilayah Kabupaten Jeneponto, tetapi kenapa judi togel yang saat ini marak pihak petugas sudah kebobolan. Ini sudah menjadi tanda tanya bagi kita masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga !  147 Cakades Ikut Tes Tertulis Pada Pilkades Serentak 2019

Editor : Wawan Ceper

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Berita